Tujuan hidup umat manusia, ialah menyatu dengan Allah, semua berasal dari Dia dan akan kembali kepadaNya

Manusia terdiri dari tiga bahagian penting yaitu :

1. Unsur Fisik manusia

Unsur fisik berada di alam material, alam fisika, Fungsinya sama seperti pohon dan binatang, tumbuh hidup dan mati.

2. Unsur Roh Manusia atau jiwa

Roh atau jiwa, berada dalam alam Roh, atau alam Maya (imajinasi) . Alam imajinasi adalah alam semu/abstrak yang hakikatnya tidak ada, seperti alam dualisme, baik buruk, benar salah, kaya miskin dll. Dalam alam roh itu bukan saja di huni oleh imajinasi manusia oyang masih hidup, juga dihuni oleh roh2 tanpa fisik, seperti roh2 orang yang sdh maii, roh binatang, genderuwa, malaikat , peri dll.

Kaloborasi antara fisik dan Roh membentuk tokoh semu yang disebut Ego atau aku manusia, yang hakikatnya juga tidak ada. Buktinya, coba anda bongkar tubuh manusia, cari si Aku itu, nyatanya tidak ada.

Demikian pula masyarakat sosial, hubungan antara manusia satu dengan yang lainnya hanya ada dalam perasaan, seperti ibu-bapak, pemerintah, kerjaan dll semuanya itu hanya semu hakikatnya tidak ada.

Misalnya kamu memiliki orang tua, hanya ada dalam perasaanmu, orang yang melahirkan kamu adalah prosess alam secara normal, sama seperti tumbuh2an dan binatang.

Seseorang dilahirkan untuk memimpin kehidupan sosial masyarat luar, menjadi masyarakat teratur disebut pemimpin atau raja, komunitas masyarakat itu disebut kerajaan. Realitasnya kerajaan itu tidak ada.

Manusia yang dipermainkan oleh alam maya sangat menderita, misalnya dia merasa dirinya miskin, merasa dirinya lemah, takut dibunuh, takut kecurian, kecewa tidak punya anak dll semuanya itu menimbulkan penderitaan bathin.

3. Unsur Illahi atau unsur kesadaran .

Unsur Illahi atau unsur kesadaran berada di alam kesadaran murni, atau alam Mahapurusa, sedangkan unsur kesadaran yang ada pada manusia disebut Adipurusa. Dia berasal dari unsur kesadaran yang terbenam dalam alam fisika.

Dalam Alqur’an dikatakan ” Allah telah menghidupkan kamu, dan mematikan, kemudian menghidupkan lagi,..dst ( 22:66) maksudnya menghidupkan dan mematikan manusia secara berulang-ulang sebagai prosess pembersihan adiatman.

Proses evolusi fisik dan budaya manusia mengikuti tingkat kebersihan Adiatman. Manusia yang dimatikan Allah tsb tidak mampu lagi menyerap kotoran Adiatman sehingga dihidupkan lagi artinya diganti dengan fisik baru yang lebih canggih.

Dalam 84:19 dikatakan: Manusia mengalami kehidupan ini tingkat demi tingkat, artinya berevolusi, dan semua makhluk akan kembali kepadaNya (50:43) artinya kembali kepada Tuhan, sebab semua makhluk berasal dari Tuhan.

Bagaimana Awal terciptanya alam semesta ini,..

Menurut Lao-tse, yang ada pertama-tama ialah ” Kekosongan” karena belum ada namanya maka Lao-Tse menyebutnya Tao. Dari Tao inilah lahirnya semua makhluk dan alam semestha. Dalam Alqur’an dikatak manusia diciptakan dari dirinya yang satu, semua makhluk berasal dari Allah dan kembali kepada Allah.

Dalam Injil Yohanis dikatakan :” yang ada pertama-tama adalah Firman, segala sesuatunya diciptakan oleh Dia. Dunia dijadikan olehnya, tetapi dunia tidak mengenalnya..

Dalam agama budha dikatak an: kesadaran murni itu bening seperti kaca tanpa debu , luasnya tidak terbatas, semua benda muncul dan lenyap olehnya.

Agama Hindu mengatakan, yang ada awalnya ialah Sat- Asat, dia dalam bentuk sat tetapi bukan sat, karena dia memilki kesadaran, inlegensia, dan kehendak.

Energi Kehendak adalah energy Allah, sebab segala sesuatunya diciptakan Allah hanya dengan kehendak. Tuhan hendak membersihkan unsur kesadaran dari unsur fisika .

Kehendak Allah itu ditungkan dalam suatu program universal, maka terjadilah dua kutub alam, yaitu Alam fisika dan alam kesadaran.

Proces penarikan unsur kesadaran yang masih diikat oleh unsure material (fisik), terciptalah alam kehidupan yang terdiri dari alam fisika, alam maya, alam roh sorga dan neraka, alam para dewa2 dll.

Yang kita sebut Tuhan sekarang ialah wujud dari ketiga alam tersebut, yaitu bahagian bawah alam fisika, bahagian tengan alam roh dan bagian atas alam kesadaran murni.

Semua akativitas yang ada di ketiga alam tersebut adalah Aktivitas Allah yang sudah diprogram secara teliti, seperti dikatakan “rambutmupun sudah dihitungnya” .

Dari uraian diatas jelas bahwa tujuan hidup manusia ialah membersihkan diri dari unsur duniawi sehingga kita bias memiliki kesadsaran murni, dengan lain kata kita bisa bersatu dengan Allah. Dalam menjalankan prosess pembersihan ini, manusia harus menjalani berkali-kali kehidupan dan kematian yang disebut tumimbal lahir.

Demikian semoga bisa dimaklumi oleh penulis sendiri pada khususnya, tetapi masih sulit dimengerti.

 

gobeng